Ini Sabtu malam Minggu atau yang tak ingin mendengar malam Minggu bisa aja dikatakan sabtu malam. Itu lebih baik kurasa. Malam ini, aku tak kenal apa itu indahnya malam minggu. Bukan karena aku sedang jomblo atau ngk laku, tapi karena pikiranku sendiri yang menyiksaku.
Aku baik-baik saja sebelumnya, sampai tengah malam dan kini lewat tengah malam, kelika hari Minggu sudah mengganti sabtu, aku masih terlarut dalam tulisanku ini. Saat ini, aku tidak ingin bicara.Aku hanya ingin menuliskan apa yang ada selama ini. Terkadang memang aku lebih nyaman ketika aku berbicara. Tapi, ada hal-hal tertentu juga yang tidak pernah bisa aku ungkapkan denga lisan ataupun dengan sekekdar status di jejaring sosial, akun Facebookku.
Aku ingat janji seseorang yang mau mengajakku ke Pacal. Tapi, tidak pernah sempat selama kurun waktu 8 bulan. Aku belum pernah kesana sekalipun. Awalnya, aku juga benar-benar ingin pergi kesana. Melihat waduk dan pemandangan disekitarnya. Aku suka pemandangan alam. Dan aku sudah tidak ingin pergi kesana lagi sejak saat ini. Benar-benar tidak ingin lagi. Terlalu sakit. 10 bulan berlalu setelah tanggal 4 Januari tahun lalu, dan itu memang bukan waktu yang singkat seperti yang kubayangkan. Dan hal-hal yang terjadi sepanjangnya tak sesederhana seperti yang kupikirkan. Ini mungkin iri dan juga cemburu.Tapi alasan itu cukup membuatku untuk tidak ingin pergi ke Pacal. Bahkan pergi ke tempat yang paling aku suka. Pantai.
Aku berusaha berpikir sederhana saat itu. Tapi tidak sesederhana itu tampaknya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar